Temans, pernahkah ketika bangun pagi-pagi melihat istrimu duduk termenung di dapur, wajahnya berkabut duka, lalu dengan lesu ia menghidupkan kompor minyak seraya bergumam lirih: ”Persediaan makanan habis, mau masak apa aku untuk suami dan anakku?”
Temans, aku minta maaf sudah lama tidak blogwalking lagi. Betapa sangat menyesal saya tidak bisa berkunjung balik ke blog temans. Ah, berat rasanya aku harus berterus-terang mengenai satu hal: dengan alasan klise soal ekonomi, saya nggak sanggup lagì mengelola blog ini.
Temans, aku pusing memikirkan harga getah karet yang sebulan terakhir ini tiba-tiba merosot jatuh dari 13 ribu per kilo, sekarang tinggal 7 ribuan. Bertambah merana hatiku mendengar kabar tauke (pemilik kebun karet yang kusadap) akan meliburkan penyadapan selama krisis harga berlangsung. Jadi, jika aku berhenti menyadap karet, dari mana pula aku bisa mencukupi kebutuhan hidup keluargaku sehari-hari?
Temans, sampai jumpa di lain hari yang bahagia. Doakan aku agar sukses secara lahir dan bathin.
Semoga Allah Ta’ala selalu memberikan kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan tugas sebagai hamba-Nya…
semoga diberi rezeki yang melimpah kang.. salam untuk keluarga di perantauan..
Dedes.. Setya.. Ari.. Semoga Allah selalu menyertai setiap langkah kalian… dilimpahkan berkah, dimudahkan segala sesuatunya, dan dilebarkan pintu rezekinya… insya Allah .. Amiiiin
*aku sedih baca ini..*
amin.. jangan patah semangat mas bro… terus berjuang demi si buah hati
Aza aza fighting Dedes… jangan pernah berputus asa dan patah arang, selalu yakin bahwa di balik kesulitan pasti akan ada kemudahan. Kukirim doa dari sini semoga Allah senantiasa melimpahkan rahman-rahimnya serta mencarikan jalan keluar yang terbaik untuk Dedes dan keluarga di sana amiinnn
aih, selama ALLAH ada, maka tidak ada yang tidak mungkin pak..
semoga disabarkan pak, yang kuat karena isteri tercinta selalu ada menemani..
Dedes, apa kabar?
Sudah lama saya tidak berkunjung kesini…
Smoga dibalik kesulitan ada kemudahan.
Di setiap hambatan ada keringanan.
Amin.
Ssst, kalo ada sesuatu, sms aja ya, ditungguuuuu!
sungguh setelah kesulitan pasti ada kemudahan..
dalam kondisi tersulit maka otak kita akan dalam kondisi teraktif memikirkan jalan keluar.. InsyaAllah mas..
Saat komen ini , kuharap kondisi akang udah baikan, sedih hati ini, karena aku pernah merasakan, sabar ya kang, insya Allah, dengan kesabaran akan ada kemudahan, karena Allah bersama orang sabar
Halo,kk setya..
Salam kenal
Jangan sedih yaaa.. Mudah-mudahan Allah segera memberikan rezeki untuk ayah. Amin..
Assalamualakum…apa kabarnya setelah dua tahun ini?…saya baru berkunjung lagi, smoga semakin sukses dg perkebunannya dan semua semuanya ya…Wassalam